JAHAT MULTIVERSE INVESTIGATION — EDITION 2.5 PERTANYAAN UNTUK AILSA DEMPSEY KENAPA GOFUNDME DATANG LEBIH DULU DARIPADA POLISI?
JAHAT MULTIVERSE INVESTIGATION — EDITION 2.5
PERTANYAAN UNTUK AILSA DEMPSEY
KENAPA GOFUNDME DATANG LEBIH DULU DARIPADA POLISI?
Ada satu orang yang sekarang perlu saya tanyai langsung.
Namanya Ailsa Dempsey.
Dia adalah orang yang menurut GoFundMe membuka rumahnya untuk menampung 16 anggota DeadSquad, Jasad, Death Vomit dan kru ketika mereka terlantar di Irlandia. Dia juga yang kemudian membuat penggalangan dana untuk membantu mereka melanjutkan perjalanan ke Eindhoven. GoFundMe itu akhirnya mengumpulkan lebih dari €5.500.
Saya menghargai satu hal terlebih dahulu:
DIA MEMBUKA RUMAHNYA UNTUK 16 ORANG.
Itu bukan hal kecil.
Tetapi justru karena dia berada begitu dekat dengan kejadian tersebut, saya mempunyai pertanyaan yang sangat besar.
AILSA, APA YANG TERJADI DENGAN POLISI?
Di GoFundMe, Anda menjelaskan bahwa Diablo Productions gagal memenuhi akomodasi, transportasi dan pengaturan venue yang sudah dijanjikan. Anda mengatakan band harus mengeluarkan uang sendiri untuk perjalanan berikutnya.
Tetapi saya membaca halaman fundraiser itu.
Saya tidak melihat:
POLICE REPORT.
Saya tidak melihat:
GARDA CONTACTED.
Saya tidak melihat:
LEGAL ASSISTANCE SOUGHT.
Saya tidak melihat:
LAWYER CONTACTED.
Saya tidak melihat nomor laporan.
Saya tidak melihat pernyataan bahwa dugaan kehilangan uang atau pelanggaran kontrak sedang diperiksa pihak berwenang.
Yang saya lihat justru:
GOFUNDME.
Dan bagi saya urutannya aneh.
Kalau 16 orang datang kepada saya dan mengatakan:
Promotor kami menghilang.
Hotel tidak ada.
Transportasi tidak ada.
Venue ternyata tidak dibayar.
Uang yang seharusnya membiayai semua ini entah berada di mana.
Hal pertama yang saya pikirkan bukan:
“Kita bikin GoFundMe.”
Hal pertama:
“CALL THE POLICE.”
Lalu setelah itu, kalau mereka masih membutuhkan tiket, hotel, makanan dan transportasi:
BUAT GOFUNDME.
Itu masuk akal.
Tetapi di sini publik diminta mengeluarkan uang untuk menggantikan kewajiban yang diduga gagal dipenuhi oleh pihak lain, sementara publik tidak diberi tahu apakah masalah aslinya sudah dilaporkan kepada polisi.
Itu membuat saya bertanya:
WHY?
Apakah polisi Irlandia pernah dihubungi?
Kalau iya, kapan?
Siapa yang membuat laporan?
Apa nomor laporannya?
Apa yang dilaporkan?
Apakah yang dilaporkan hanya abandonment dan logistical failure?
Atau juga dugaan kehilangan uang?
Apakah polisi mengatakan ini hanya sengketa kontrak sipil?
Apakah pengacara pernah dihubungi?
Kalau tidak ada laporan:
KENAPA TIDAK?
Karena berdasarkan keterangan publik, ini bukan sekadar van terlambat.
The Underworld di London dilaporkan mengatakan venue tersebut tidak pernah secara resmi dipesan atau dibayar. Sementara GoFundMe sendiri menyatakan Diablo gagal menyediakan contracted accommodation, transportation dan venue arrangements.
Kalau benar demikian, maka ada pertanyaan finansial.
Dan kalau ada pertanyaan finansial:
POLISI DAN PENGACARA ADALAH HAL YANG NORMAL.
Bukan sesuatu yang harus ditakuti.
PERTANYAAN UNTUK BAND
DeadSquad.
Jasad.
Death Vomit.
Saya juga mempunyai pertanyaan yang sama untuk kalian.
Kenapa setelah kejadian seperti ini kita tidak langsung melihat:
“Kami telah melaporkan perkara ini kepada polisi Irlandia.”
Kenapa publik lebih dahulu melihat:
press statement,
social media,
fundraising,
cerita tentang promoter menghilang,
tetapi tidak melihat langkah hukum yang jelas?
Beberapa pemberitaan kemudian menyebut kemungkinan tindakan hukum setelah tur selesai.
Bagi saya itu tidak masuk akal.
Kalau seseorang diduga membawa uang Anda hari ini, Anda tidak mengatakan:
“Saya akan lihat nanti setelah tour.”
Anda mengamankan bukti hari ini.
Anda lapor hari ini.
Anda meminta nomor perkara hari ini.
Anda membekukan sebanyak mungkin jejak transaksi hari ini.
Karena semakin lama menunggu, semakin sulit mengikuti uang.
DAN SAYA MEMPUNYAI HIPOTESIS
Saya tidak akan menyatakan sebagai fakta sesuatu yang belum dibuktikan.
Tetapi saya mempunyai hipotesis yang sekarang semakin sulit saya abaikan:
Apakah ada pihak dalam rombongan yang justru takut membuka seluruh jalur uang kepada polisi?
Apakah ada seseorang yang mengatakan:
“Jangan bilang dulu.”
“Jangan bikin ribut.”
“Biar tour jalan.”
“Nanti saja.”
Saya tidak tahu.
Tetapi kalau itu terjadi, saya ingin tahu siapa yang mengatakan itu.
Karena kalau Anda adalah korban, diam bukan melindungi Anda.
Diam melindungi orang yang membuat kekacauan.
Dan kalau uang sponsorship atau tour funding itu benar-benar bersih dan terdokumentasi, justru tidak ada alasan takut.
Buka kontraknya.
Buka transfernya.
Buka invoice-nya.
Bawa semuanya kepada polisi.
Selesai.
GOFUNDME BUKAN PENGGANTI AKUNTABILITAS
Ini poin terpenting.
Saya tidak menyerang orang yang menyumbang.
Saya tidak menyerang orang yang memberikan tempat tinggal.
Saya tidak mengatakan fundraiser itu salah.
Dalam keadaan darurat, mengumpulkan uang untuk memindahkan 16 orang ke kota berikutnya bisa sangat masuk akal.
Tetapi:
CROWDFUNDING TIDAK BOLEH MENGHAPUS PERTANYAAN TENTANG UANG YANG SUDAH ADA SEBELUMNYA.
Kalau masyarakat diminta membayar tiket baru karena promoter gagal menyediakan transportasi—
maka masyarakat juga berhak bertanya:
APA YANG TERJADI DENGAN UANG TRANSPORTASI YANG LAMA?
Kalau masyarakat membayar hotel baru—
APA YANG TERJADI DENGAN ANGGARAN HOTEL YANG LAMA?
Kalau masyarakat membayar supaya tour dapat terus berjalan—
SIAPA YANG SEHARUSNYA MEMBAYAR SEJAK AWAL?
Itulah yang tidak boleh hilang hanya karena GoFundMe berhasil.
JADI, AILSA DEMPSEY, PERTANYAAN SAYA SEDERHANA
Anda berada bersama mereka.
Anda menampung mereka.
Anda melihat situasinya secara langsung.
Anda kemudian meminta masyarakat membantu mereka secara finansial.
Maka saya ingin tahu:
APAKAH ANDA ATAU SALAH SATU DARI 16 ORANG ITU MELAPORKAN KEJADIAN INI KEPADA GARDA?
Kalau iya:
TUNJUKKAN KAPAN DAN DALAM KONTEKS APA.
Kalau tidak:
KENAPA?
Karena bagi saya, itulah lubang terbesar dalam cerita ini.
Bukan hanya:
“Diablo menghilang.”
Tetapi:
“DIABLO MENGHILANG — DAN APA YANG DILAKUKAN KORBAN SECARA HUKUM SETELAH ITU?”
GoFundMe menjawab bagaimana mereka melanjutkan perjalanan.
Ia belum menjawab apa yang dilakukan terhadap orang yang diduga menyebabkan mereka kehilangan uang dan terlantar.
Dan sampai pertanyaan itu dijawab, saya tidak akan berhenti bertanya.
SHOW ME THE POLICE REPORT.
SHOW ME THE CONTRACT.
SHOW ME THE TRANSFER.
SHOW ME THE MONEY.


Tidak ada komentar